<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6301349930403354535</id><updated>2012-02-16T19:31:15.341-08:00</updated><title type='text'>Aktifitas Anak Bangsa</title><subtitle type='html'>Perjalanan dan sepak terjang seorang aktifis perempuan dalam menata kehidupan dan mengangkat harkat perempuan Indonesia</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://anakbangsafoundation.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6301349930403354535/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakbangsafoundation.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rosmailis Idris</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06954053707032415518</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6301349930403354535.post-8540997651431762361</id><published>2008-07-23T14:39:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T02:27:37.057-08:00</updated><title type='text'>Alia Sabur Profesor Termuda Didunia</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_3NdSp0u1eeA/SIemnFH0rcI/AAAAAAAAABU/JxnFdzLeOcg/s1600-h/Alia+Sabur.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226329082906848706" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_3NdSp0u1eeA/SIemnFH0rcI/AAAAAAAAABU/JxnFdzLeOcg/s320/Alia+Sabur.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_3NdSp0u1eeA/SIel-RC9FdI/AAAAAAAAABM/wvNysSaRyLk/s1600-h/Alia+Sabur.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;“Pengetahuan tidaklah cukup. Kita harus benar-benar mengaplikasikannya.”, ungkap Alia Sabur, seorang gadis berusia 19 tahun yang telah mencontoh seorang professor terkenal Johann Wolfgang von Goethe. Alia Sabur adalah gadis muda yang telah mengukir sejarah kehidupan dengan menyandang gelar professor termuda.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berbekal pengetahuan dan kebijaksanaan yang luar biasa, Sabur mengungkapkan ambisinya pada minggu lalu kepada Today, sebuah acara TV pagi yang dipandu oleh Ann Curry, bahwa pengetahuan adalah kekuatan, terutama bila kita mampu membaginya kepada orang lain. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;“Saya sangat menikmati pekerjaan saya sebagai seorang dosen sekaligus professor. Saya merasa telah membuat perbedaan, sama seperti Anda juga. Tidak hanya apa yang bisa Anda lakukan, tetapi Anda dapat membuat orang lain menciptakan perubahannya sendiri.”, ungkap Sabur bersemangat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Alia Sabur (19) berasal dari Northport, New York, mulai dapat berbicara ketika baru berumur 8 bulan, dan telah menyelesaikan sekolah dasar pada umur 5 tahun. Sabur mulai kuliah pada umur 10 tahun, kemudian pada umur 14 tahun dia lulus dari Universitas Stony Brook dan menyandang gelar sarjana ilimu matematika dengan prestasi cum laude. Hal ini menjadikan dirinya sebagai wanita termuda yang bergelar sarjana dalam sejarah USA. &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemudian ia melanjutkan ke Universitas Drexel, lalu lulus dengan gelar M.S. dan a Ph.D dalam bidang materials science dan engineering. Lalu Sabur mengawali kariernya dengan memilih profesi dosen. Setelah tiga hari dari ulang tahunnya, 19 February, dia kemudian menjabat sebagai professor yang ikut mengembangkan nanotubes untuk ponsel yang dapat menangani penyakit, di Universitas Konkuk, Korea Selatan. &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Alia Sabur juga telah masuk ke dalam Guinness Book of World Records, mengalahkan rekor sebelumnya yakni Colin Maclaurin tahun 1717. Sabur juga dapat bermain musik clarinet dengan iringan orchestra pada waktu usia 11 tahun. Tetapi ada hal yang tidak bisa ia lakukan yakni bermain basket dan menulis terlalu lama.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6301349930403354535-8540997651431762361?l=anakbangsafoundation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakbangsafoundation.blogspot.com/feeds/8540997651431762361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6301349930403354535&amp;postID=8540997651431762361' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6301349930403354535/posts/default/8540997651431762361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6301349930403354535/posts/default/8540997651431762361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakbangsafoundation.blogspot.com/2008/07/alia-sabur-profesor-termuda-didunia.html' title='Alia Sabur Profesor Termuda Didunia'/><author><name>Rosmailis Idris</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06954053707032415518</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_3NdSp0u1eeA/SIemnFH0rcI/AAAAAAAAABU/JxnFdzLeOcg/s72-c/Alia+Sabur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6301349930403354535.post-4040330853332458201</id><published>2008-07-22T23:53:00.000-07:00</published><updated>2008-12-13T02:27:37.431-08:00</updated><title type='text'>Rossi: Pemimpin Perang Melawan Sampah (wawancara Alia February 2008)</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_3NdSp0u1eeA/SIbkpUmd_FI/AAAAAAAAAAg/_6XLvLJluUc/s1600-h/ROS21.JPG"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_3NdSp0u1eeA/SIblEYsXOeI/AAAAAAAAAAo/IHdxFN7TbgA/s1600-h/ROS21.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226116281120799202" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 247px" height="314" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_3NdSp0u1eeA/SIblEYsXOeI/AAAAAAAAAAo/IHdxFN7TbgA/s320/ROS21.JPG" width="320" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_3NdSp0u1eeA/SIbjtF_AWfI/AAAAAAAAAAQ/CALkGiMiXM8/s1600-h/rossi.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226114781450099186" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_3NdSp0u1eeA/SIbjtF_AWfI/AAAAAAAAAAQ/CALkGiMiXM8/s320/rossi.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya meninggalkan pekerjaan dengan penghasilan tinggi demi mengejar kepuasan batin dengan aktivis lingkungan. Sebagai pemerhati lingkungan dari jurusan hubungan internasional Universitas Pajajaran Bandung aku geram melihat joroknya sungai-sungai di Jakarta, maka saya mendirikan sebuah LSM untuk menyadarkan kaum Perempuan tentang perlunya meningkatkan kualitas sungai kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Rossi&lt;/strong&gt;, begitu saya biasa dipanggil, kini adalah team leader Yayasan Quadrant Utama yang didirikan sejumlah alumni Unpad dan ITB demi meningkatkan kualitas SDM perempuan. Berikut bincang-bincang dengan ALIA, sebuah Majalah bulan pada February 2008 mengenai kegiatanku mengubah perilaku kaum ibu supaya tidak sembarangan membuang sampah kesungai.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;SEJAK KAPAN PEDULI LINGKUNGAN SOSIAL ?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Keluarga, terutama nenek dari ibu saya, mendidik saya untuk lebih empati terhadap nasib orang lain. Ibu saya mempunyai banyak adik yang dibantu secara ekonomi. Sampai sekarangpun beliau masih terus memperhatikan adik-adiknya. Rasanya pengalaman ini yang mendidik jiwa saya agar tidak egois yang hanya engejar kepentingan sendiri saja.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketika kuliah di Unpad Bandung, saya sibuk menjadi mentor di Kharisma, Masjid Salman ITB Bandung, untuk kegiatan pendalaman Islam, bagi anak-anak dan remaja. Kemudian saya bersama beberapa teman dari ITB dan Unpad mendirikan Yayasan Swadaya Muda yang kegiatannya membina sekitar 30 anak jalanan, yang kami sekolahkan dan diberi tempat tinggal.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Selesai kuliah saya sempat bekerja di perusahaan Jepang dengan penghasilan yang lumayan besar. Tapi aktifitas sosial dengan pendekatan langsung kemasyarakat sangat menarik dan sangat memuaskan batin. Alasan inilah yang membuat saya rela meninggalkan pekerjaan dan kemudian mendirikan Yayasan Anak Bangsa tahun 1997. Fokus kegiatannya dipinggiran rel kereta api Tanah Abang, untuk membina dan menyekolahkan lebih dari 100 anak jalanan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;KAPAN MULAI MENEKUNI LINGKUNGAN HIDUP ?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketika masih sibuk di Yayasan Anak Bangsa, saya melihat lingkungan Jakarta yang semakin luar biasa kotor. terutama sungainya. Belum banyak perempuan yang bersedia langsung mendekati masyarakat, khususnya kaum ibu, untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Konsep tentang bagaimana memberdayakan perempuan berkaitan dengan kebersihan lingkungan, memang sudah banyak sekali. Tapi apa gunanya konsep kalau hanya terbatas diatas kertas tanpa ada kesempatan untuk aplikasi kepada masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;KENAPA SUNGAI ?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Selama masyarakat sudah terbiasa membuang sampah begitu saja kesungai. Ini yang menjadi penyebab utama Jakarta sering kebanjiran. Jika dibiarkan, Jakarta akan tenggelam akibat tumpukan sampah disungai yang menimbulkan banjir.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mengapa menjadikan kaum ibu sebagai sasaran program ini? Keterlibatan kaum ibu luar biasa besar dalam pencemaran lingkungan sungai. Bagaimana tidak ? mereka tidak sadar bahwa kebiasaan membuang sampah kesungai telah mencemari lingkungan. Apalagi yang sangat aktif membuang sampah adalah ibu-ibu rumah tangga. Bukankah ibu-ibu yang memasak dan bertanggung jawab terhadap rumah dan kebersihan rumah. Alasan inilah yang menyebabkan kami berusaha menyadarkan kaum perempuan untuk ikut memelihara kebersihan lingkungan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;APA SAJA KEGIATANNYA ?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selama ini masyarakat sekitar pinggiran sungai memanfaatkan sungai untuk mandi, cuci piring, cuci baju, bahkan mengambil air sungai untuk minum dan membuang sampah pun disungai. Bayangkan, mereka tenang-tenang saja mandi disungai, disebelah tempat mandi ada timbunan sampah. Awalnya, untuk memberikan motivasi, mereka diundang diskusi seraya disediakan sembako sebagai pengganti waktu 2 jam yang digunakan untuk mendengarkan penyuluhan. Tapi sebulan kemudian mereka tahu bahwa penyuluhan ini sangat penting untuk kehidupan mereka, jadi semakin bersemangat untuk datang dan mendengarkan penyuluhan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Para ibu diberitahu bahwa sungai yang kotor bukan kesalahan orang lain, melainkan kesalahan masyarakat sendiri. Masyarakat terlibat ikut mengotori sungai. Inilah pendekatan pertama yang dilakukan. Bersyukur masyarakat mau menerima kenyataan ini. Selain memberikan penyadaran mengenai pentingnya kebersihan sungai, program ini juga memberikan penyuluhan mengenai penataan hidup yang lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;maksudnya ?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penataan hidup yang baik maksudnya bagaimana managemen rumah tangga berkaitan dengan pengelolaan keuangan rumah tangga.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;(WAWANCARA DENGAN MAJALAH ALIA TERBITAN FEBRUARY 2008)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6301349930403354535-4040330853332458201?l=anakbangsafoundation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anakbangsafoundation.blogspot.com/feeds/4040330853332458201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6301349930403354535&amp;postID=4040330853332458201' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6301349930403354535/posts/default/4040330853332458201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6301349930403354535/posts/default/4040330853332458201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anakbangsafoundation.blogspot.com/2008/07/rossi-pemimpin-perang-melawan-sampah.html' title='Rossi: Pemimpin Perang Melawan Sampah (wawancara Alia February 2008)'/><author><name>Rosmailis Idris</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06954053707032415518</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_3NdSp0u1eeA/SIblEYsXOeI/AAAAAAAAAAo/IHdxFN7TbgA/s72-c/ROS21.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
